Mengenal Qt
Qt yang di baca “cute” adalah UI framework dan platform yang ditulis dengan bahasa C++, ada yang inget dengan KDE salah satu desktopnya linux selain Gnome, kalau di Ubuntu pakenya Gnome kalau Kubuntu pakenya KDE. Nah Qt ini yang dipakai untuk membuat KDE beserta applikasi-applikasi yang berada didalamnya.Qt sebelumnya dimiliki oleh perusahaan yang bernama Trolltech dan sekarang perusahaan tersebut telah dibeli oleh Nokia. Qt framework tersedia secara gratis dan multiplatform (ada versi untuk linux, windows dan Mac).
Kita bisa menggunakan Qt dengan 2 bahasa yaitu C++ sebagai bahasa utama dan Python dengan menggunakan PyQt. Sekarang saya menggunakan C++ pada Qt. Ya tujuan utamanya adalah belajar C++ juga :).
Nah Qt ini menyediakan Qt GUI Designer untuk mempermudah desain User Interface selain itu juga ada Qt Assistance yang berisi dokumentasi kelas-kelas pada Qt beserta beberapa tutorial serta ada Qt Linguist yang berguna ketika kita ingin membuat aplikasi Qt yang multilanguage. Ketika Tool tersebut sekarang telah dikumpulkan jadi satu pada tool bernama Qt Creator.
Selain Qt Creator tersedia juga plugin untuk eclipse dan visual studio. Pada eclipse maupun visual studio tool-tool seperti Gui Designer, Qt Assistance, dan Qt Linguist telah terintegrasi didalam IDE tersebut. Sedangkan untuk NetBeans versi 6.7 juga telah tersedia plugin Qt yang telah digabung dengan NetBeans CDT (Netbeans untuk C++) walaupun tool-tool seperti Gui Designer, Qt Assistance, dan Qt Linguist masih menggunaakan tool external walaupun dapat langsung diakses dari dalam NetBeans. Plugin untuk eclipse dan Visual Studio dapat di download secara gratis di situs resmi Qt sedangkan untuk NetBeans plugin Qt sudah di bundle pada NetBeans versi 6.7.
Untuk memulai Qt terlebih dahulu kita harus mendownload Qt Framework. Qt Framework dapat di download secara terpisah atau bundle dengan Qt Creator. Untuk yang versi linux Qt Framework berbentuk tar.gz sehingga untuk instalasi kita cukup meng-extrack file tersebut ke tempat yang diinginkan contoh /opt. Setelah itu kita harus menambahkan direktori /bin kedalam system path pada environtment variable. Kebetulan saya menggunakan linux mint (ubuntu) maka environtment berada pada file /etc/environtment. Qt juga membutuhkan compiler C++, pada linux kita cukup menginstall gcc/g++ standar untuk dapat menggunakan Qt Framework. Sedangkan untuk windows kita dapat menggunakan MinGW.
Saya baru mencoba Qt untuk linux sedangkan untuk windows dan mac saya belum pernah coba sehingga tidak banyak tahu konfigurasi qt untuk kedua sistem operasi tersebut.
Saya sendiri menggunakan Netbeans versi 6.7 untuk mendevelop Qt, ini dikarenakan saya sudah sangat terbiasa dengan editor yang ada pada NetBeans selain itu code completion di NetBeans masih lebih bagus dibanding Qt Creator maupun Eclipse (versi saya lho :)). Untuk konfigurasi Qt pada NetBeans tidak banyak yang harus dilakukan asalkan Qt telah di set pada environtment variable dan kita dapat mengakses command “qmake” pada console maka Netbeans dapat digunakan dengan baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar